Dituduh Curi Ponsel Siswa SD Diikat Dan Dianaya
Dituduh Curi Ponsel Siswa SD Diikat Dan Dianaya

Dituduh Curi Ponsel Siswa SD Diikat Dan Dianaya

37 views

32852pch.com – Kini siswa kelas IV sekolah dasar (SD) dikelurahan Metina, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kini Dituduh Curi Ponsel Siswa SD Diikat Dan Dianaya.

Hingga babak belur yang diduga dianiaya oleh anggota TNI dan berisinial AOK alias A. Lalu PS harus mendapatkan perawatan medis dirumah sakit umum daerah (RSUD) Baa dikarenakan diduga dianiaya hingga pingsan.

Lalu sang ayah PS, Joni mengatakan, anaknya dijemput AOK lalu anggota TNI lain yang berisinial B pada kamis (19/8/2021) sekitar pukul 19.00 Wita.

Mereka membawa PS ke rumah yang dikelurahan Metina. Disana, kata Joni, kedua oknum tentara itu menganiaya anaknya. “Anak saya dituduh mencuri ponsel milik AOK”, ujar Joni kepada sejumlah wartawan, Sabtu (21/8/2021).

Kronologinya

Menurut Joni, rangkaian peristiwa itu bermula ketika PS dijemput AOK pada kamis (12/8/2021). Dan saat itu, AOK menyebut PS telah mencuri sebuah ponselnya.

Lalu PS dibawa kerumah B dan dipulangkan pada tengah malam. Sampai dirumahnya, PS pun tak menceritakan apa pun kepada kedua orangtuanya.

Pada Jumat (13/8/2021). AOk kembali mencari PS yang sedang bermain di Pantai Baa. AOK menginterogasi PS yang diduga telah mencuri ponselnya.

Puncaknya, AOK bersama B dan sejumlah rekannya kembali menjemput bocah kelas IV SD itu dirumahnya pada hari Kamis (19/8/2021) malam.

Saat mengetahuinya kedatangan AOK, PS lalu merasa ketakutan dan bersembunyi di dalam lemari kamarnya. AOK kemudian masuk kedalam kamar dan menemukan PS yang sedang bersembunyi. Joni menyebut, AOK bertidak kekerasan PS pun hingga berdarah.

Lalu PS pun kembali dibawa kerumah sakit B. Joni dan istrinya menyusul anaknya tersebut, tiba dirumah B. Mereka melihat anaknya dianiaya hingga tak berdaya. Lalu sijoni mengaku, tangan dan kaki anaknya diikat dengan tali.

Joni menambahkan, dalam posisi terkait, PS dianiaya hingga pingsan. Joni yang tak tega melihat anaknya disiksa pulang kerumah. Lalu PS baru diantar AOK pada jumat dini hari dalam kondisi tidak memakai pakaian yang telah disobek AOK.

“Mereka antar anak saya hanya untuk menunjukan tempat persembunyian HP yang telah dicurinya. Tapi anak saya ini mengaku telah mencuri HP karena tidak tahan setelah dianiaya”, kata Joni.

Begitu tiba dirumahnya, anaknya yang memang tidak mencuri, akhirnya bingung harus buat apa. AOK yang telah emosi, kembali melakukan penganiayaan terhadap PS sehingga tak berdaya lalu kemudian korban kembali lagi dibawa lagi ke tumah B.

Tetap diproses hukum

Komandan Kodim 1627 Rote Ndao Letkol Inf Educ Permadi Eko membenarkan perihal kejadian penganiayaan yang telah melibatkan anggotanya.

“Kami tetap melaksanakan proses hukuman terhadap anggota kami. Hasil koordinasi dengan Dandenpom IX/I Kupang siang ini tim dari Denpom akan ke Rote untuk melanjutkan proses hukum”, kata dia.

Penutup

Berikut adalah ulasan tentang Dituduh Curi Ponsel Siswa SD Diikat Dan Dianaya. Semoga dengan adanya informasi diatas bisa bermanfaat buat kalian semua.

Dan jangan lupa juga untuk mengikuti blog cerdas ini. Karena setiap harinya selalu memberikan informasi menarik lainnya sekian dan terimakasih.

Gallery for Dituduh Curi Ponsel Siswa SD Diikat Dan Dianaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *